Menuju Imlek menjadi Hari Besar Nasional [7]
Dukungan dari DPP Debus Elang Banten
Oleh Rio Bembo Setiawan
DENGAN ini Dewan Pimpinan Pusat Debus Elang Banten Jakarta, setelah mencermati secara seksama pendirian Yayasan Lestari Kebudayaan Tionghoa Indonesia yang diketuai oleh Suhu Acai alias Yanto Eng Tjai, menyatakan dukungannya untuk melaksanakan misi dan visi serta tugas sosialnya.
Adapun dukungan ini kami sampaikan kepada YLKTI karena kepedulian sosialnya terhadap masyarakat terutama yang tertimpa musibah bencana alam yang berada di seluruh Indonesia tanpa membedakan suku, agama, dan ras.
Misi dan visi yang diemban YLKTI adalah sebagai berikut:
-
Akan membantu perbaikan Sekolah Dasar di perlosok tanah air, terutama yang mengalami kerusakan, sesuai dengan kemampuan YLKTI.
-
Peduli kepada kesehatan masyarakat, YLKTI akan membangun Puskesmas di daerah terpencil senusantara.
-
Mendirikan padepokan untuk sarana para orangtua [Tionghoa], untuk mendidik anak bangsa terutama generasi muda yang akan datang, mengenai pengobatan tradisional Tionghoa yang terkenal, yakni sinshe.
-
Menyalurkan bantuan sosial dari sumbangan para pengusaha.
Dengan payung YLKTI, pakar pengobatan Suhu Acai selaku anak bangsa dan didukung oleh tokoh serta masyarakat Tionghoa Indonesia akan memperjuangkan kepada pemerintah, kiranya tahun-tahun mendatang Imlek [tahun baru Tionghoa] dapat ditempatkan menjadi hari besar nasional.
Memperhatikan misi dan visi YLKTI yang begitu mulia, maka pengurus DPP Debus Elang Banten Jakarta menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum YLKTI, Suhu Acai, salah seorang tokoh Tionghoa yang dipercaya menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di negeri tercinta ini, melaksanakan tugas sosialnya. Khusus mengenai Imlek, kiranya pemerintah dapat mengabulkan menjadi hari sar nasional.
Jakarta, 26 Oktober 2000
DEWAN PIMPINAN PUSAT
DEBUS ELANG BANTEN
ttd ttd
Tb SUPRAYOGI AM ANDY FAHDIYAR
Ketua Umum Sekretaris Jenderal
[Bersambung]